Terkait Kematian M Yusuf : TPF PWI Banten Sambangi Pulau Kalimantan

Setelah mengumpulkan data informasi dari kronologi tewasnya wartawan M Yusuf yang diketahui telah mendekam di Lapas Kotabaru selama 15 hari sejak April 2018 hingga menghembuskan nafas terakhir.
Tim TPF bergerak ke Kotabaru diantaranya. Wina Armada sebagai pemimpin, Firdaus dan Zainal Hilmi sebagai anggota.
Firdaus anggota TPF, yang juga selaku ketua PWI Banten dan Sekretaris Jenderal SMSI pusat, sewaktu di mintai keterangan informasi seputar data yang telah didapat mengatakan, TPF terus bekerja dan bergerak.
“Hari ini kita ke Banjarmasin dan Kotabaru, hasilnya nanti akan kita sampaikan,” ujar Firdaus.
“Sewaktu ditanyakan tentang kerja TPF yang terkesan lamban, bahwa TPF memperhatikan,” paparnya
“Kita memperhatikan akuraditas info dan menghindari peluang subyektifitas” tukasnya.
Ditempat yang sama, Pimpinan TPF Wina Armada yang juga selaku tokoh pers nasional pun memaparkan terkait pertanyaan kinerja TPF yang terkesan lambat “Kita bekerja obyektif dan tuntas.” Ucapnya.
Sebagai informasi, M Yusuf meninggal pada 10 Juni 2018 di Lembaga Pemasyarakat kelas II B Kota Baru Kallimatan Selatan karena dijerat UU ITE. (Yudha/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *