Proyek Jalan Hotmix Diduga Asal Jadi

Suluh News,com, Kab. Tangerang.-Proyek Jalan hotmix di kampung Guha Pabuaran di RT 06 RW 03 yang berlokasi di jaro bambang, desa Lembang Sari Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang , diduga asal di hotmit saja, tidak melihat kwalitas dan kwatintasnya .
Pasalnya pekerjaan jalan Hotmix yang baru dibangun berapa bulan melalui dana desa yang kini kondisinya sudah sangat memperhatinkan,ditambah tidak adanya papan proyek, yang seharusnya di pasang, untuk informasi adanya publik, dan pekerjaan dari hasul hotmik pun sudah terlihat retak dan pecah karena tipisnya hotmix maupun kwalitas bahan yang digelar di badan jalan sehingga jalan tersebut cepat rusak.
Suluh News berusaha untuk komfirmasi kepada kepala Desa Kembang Sari Eli ,terkait pekerjaan hotmik melalui anggaran APBD Kecamatan maupun dinas, Eli selaku kepala Desa tidak pernah ada dikantor desa,bahkan lewat telpon gengam juga tidak pernah diangkat maupun di WA untuk dijawab.
Salah warga Lembang Sari Warnadi mengatakan,  dirinya dan berapa warga  berharap agar pihak kecamatan maupun dinas terkait agar bertindak tegas kepada pihak ketiga yang mengerjakan proyek asal asalan tersebut,katanya.
Lanjutnya Warnadi menceritakan, Pekerjaan jalan Hotmix di kampung Guha Pabuaran  RT 06/03 desa Lembang Sari  kecamatan Rajeg  yang baru dibangun beberapa bulan yang lalu  kini jalan Hotmix tersebut sudah terkelupas karena tipisnya hotmix yang digelar di badan jalan dan miris sekali.  Pekerjaan  jalan Hotmix tersebut kini sudah tidak layak kembali, sedangkan masalah papan proyet,  tidak terlihat Papan proyek  dan menurutntya   pekerjaan nya tidak sesuai RAB, bahkan tidak ada papan proyek, yang mana seharus papan proyek .
Warnadi menjelaskan  pekerjaan jalan Hotmix di Kampung Guha RT 06/03 desa Lembang Sari dibangun baru  berapa bulan yang lalu tapi kini kondisinya sudah tidak bagus, karna tipis pekejaannya dan asal jadi“Saya sangat kecewa dengan pekerjaan jalan hotmix ini karena baru dibangun kini sudah retak, ini membuktikan bahwa oknum pelaksana lapangan / oknum kontraktor tidak profesional kami harap pihak dinas terkait harus bertindak tegas terhadap oknum kontraktor nakal yang mengerjakan proyek asal-asalan, “ujarnya”.(kevin supriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *