Berawal Dari Medsos Facebook, Pencabulan Merajalela

SuluhNews.com, KABUPATEN TANGERANG-Berawal perkenalan dari medsos facebook chatingan yang sebut saja mawar berusia 13 tahun. Awal pertemuan Mawar dengan SI dirumahnya Mawar kampung kongsi RT. 003/001 Desa Buniayu kec.Sukamulya kabupaten Tangerang – Banten.
Suluh News mendatangi rumah korban, Siti Sarah selaku ibu kandung Mawar. Siti Sarah  menceritakan soal terjadinya kasus dugaan pencabulan terhadap Mawar anak kandungnya,kata  ibu Mawar memang sebelumnya (SI) sudah pernah main dan ketemu sama anak saya, beberapa minggu kemudian datang kembali bermain kerumah saya,malam itu SI bermalam   di musholla dekat rumah selama dua hari dari malam selasa dan malam rabu tanggal 4/5 desember 2018.Pagi harinya tepatnya hari rabu SI sudah datang kerumah jam 06:00 pagi, sedangkan anak saya Mawar lagi beres-beres mau berangkat sekolah dan saya pergi kewarung untuk beli kopi namun yang anehnya pas saya kembali kerumah,SI tidak ada di ruangan tamu, dicari kesana kemari tidak juga ketemu  saya merasa  curiga dan khawatir ternyata SI  bersembunyi di balik pintu kamar sambil membenarkan celananya dengan rasa penasaran Saya menayakan hal tersebut namun SI menjawab dengan alasan mencari HP nya, jawaban SI tidak masuk di akal pikiran saya begitu juga anak saya Mawar saya tanya, sedang apa kalian di kamar, dengan wajah sedih Mawar menjawab sambil ketakutan, tapi Mawar tidak mau menjawab pertanyaan saya hanya terdiam.
Pada tanggal 6 desember 2018 Siti Nurlelah sebagai kakak kandung Mawar menanyakan hal yang terjadi pada adiknya mawar, dihadapan Siti Nurlela akhirnya Mawar menceritakan apa yang telah terjadi waktu itu terhadap dirinya yang diperlakukan kawan barunya SI dikamar tudur, menurut pengakuan Mawar diri dipaksa sama SI, tubuhnya di jepit dikasur sama SI sampai tidak bisa bergerak, satu persatu  pakaiannya dibuka dan terakhir celana dalam Mawar dipaksa dilepas dari tubuh yang menutupi hutan enak. Lanjutnya Mawar mencerita apa yang di buat SI terhadap hutan enak kepunyaan Mawar, Batang SI dimasukan ke hutan enak Mawar sampai Mawar tidak bisa bwrnapas karena nahan sakit dicampur geli.Kata Siti Sarah ibu kandung Mawar sambil menirukan gaya anaknya bercerita. Mengdengar cerita dari Siti Nurlela kakak kandung Mawar.
Siti Sarah ibu kandung Mawar shock dan bingung saat mengetahui bahwa anak kandung nya telah di setubuhi dan di cabuli oleh orang yang tidak di kenal mau pun orang laki yang tidak terlebih dahulu minta izin. Akhirnya ibu kandung Mawar tidak senang atas perbuatan SI terhadap anaknya Mawar, dirinya mendatangi kantor Polsek Balaraja melaporkan perbuat bejat SI terhadap anaknya yang berbuat dirumahnya berserta Mawar.
Siti Sarah memperlihatkan surat surat bukti, bahwa dirinya telah melaporkan SI atas perbuatan bejatnya kepada anaknya Mawar. Surat tanda penerimaan laporan berdasarkan laporan Polisi No.   / K / Xll /2018 / Sek Blj.Pada tanggal 20 Desember 2018.Namun sangat disayangkan sampai saat ini sudah 57 hari pelaku belum juga tertangkap, Kata Siti Sarah ibu kandung kepada Suluh News.
Siti Sarah berharap kepada pihak kepolisian polsek Balaraja maupun langsung dari Polres Tanggerang dan Polda Banten agar dapat secepatnya pelaku yang sudah berbuat bejat terhadap anak saya di tahan. “Saya memohon agar pihak kepolisi segera  menangkap pelaku yang sudah melakukan dan merusak kegadisan anak  saya”. Tutur Siti Sarah                      Sementara itu Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi saat dikonfirmasi media SULUH NEWS,  mengatakan ini sedang terus diburu karena pelaku belum kembali kerumahnya penyidik sudah buatkan ( DPO ) serta lakukan upaya untuk pembututan tandasnya.( kevin supriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *