Panwascam Rajeg, Tidak Ada Kesadaran Para Partai Untuk Menurunkan APK

Tema Gambar diarena Perum Taman Raya Rajeg Hari Senin pukul 08.10 Wib

SULUH NEWS.com, Kab-Tangerang.-Masa tenang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Legislatif, dan DPD RI tahun 2019 mulai berlangsung, Minggu (14/4/2019). Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Rajeg mulai menurunkan alat peraga kampanye (APK) yang terpasang di 12 Desa dan 1 Kelurahan sewilayah Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.

Ketua Panwascam Rajeg, Dede Damyati mengatakan, APK harus bersih pada tiga hari sebelum pemungutan suara, pada 17 April 2019 mendatang.
Sehingga pihaknya berencana melakukan penurunan pada hari ini secara serentak. “Kami akan turunkan seluruh alat peraga kampanye pada memasuki masa tenang,” Tuturnya pada awak media.

Ketua Panwascam kec- Rajeg Dede Damyati mengatakan hari pertama Panwascam bersama petugas PPL,Satpol PP,TNI dan pihak Kepolisian terjun kelapangan ,menyebutkan masih banyak alat peraga kampanye di jalan dan belum ditertibkan oleh para peserta Pemilu.

Sedangkan menurut Ketua Panwascam, berdasarkan surat imbauan dari Bawaslu, APK peserta Pemilu seharusnya sudah tidak ada lagi di jalan, agar bisa ditertibkan oleh masing-masing pihak maupun para peserta Pemilu.
Berbeda kondisinya di lapangan, pada hari pertama masa tenang, APK masih menjamur di sejumlah titik di jalan utama Rajeg, khususnya di tempat-tempat strategis.

“Sampai jam 00.38 WIB, peserta Pemilu tidak ada kesadaran menurunkan APK. Seperti di Jalan perempatan kukun , Parpol pada tidak sadar,” kata Dede , Minggu (14/4/2019).

Dede mengatakan, kegiatan tersebut akan mengajak seluruh stakeholder yang bersangkutan. Pasalnya hal tersebut dirasa akan memudahkan pekerjaan panwaslu. “Tidak hanya melibatkan Satpol PP, namun juga TNI dan Polri,” katanya.

Penurunan APK dan atribut kampanye ini akan dilakukan selama masa tenang sebelum pemungutan suara. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan di jalan protokol saja, tetapi seluruh wilayah termasuk di desa dan Kelurahan.

“Di masing-masing desa dan kelurahan juga nanti Panwascam dan jajaran akan menurunkan alat peraga kampanye, agar pada masa tenang dan pemungutan suara nanti, semua APK bersih,” Katanya.

Dede mengharapkan seluruh alat peraga tersebut dapat terlihat bersih di seluruh ruas jalan sebelum tiba masa pemilu. “Agar netralitas dan kebersihan setiap wilayah dapat terjaga,” paparnya.
Senada dengan Staf Bidang Divisi Pencegahan Hubungan Lembaga Rasim Ar mengatakan, panwaslu sudah mengirim surat pemberitahuan meminta seluruh parpol untuk menurunkan alat peraga kampanye (APK). Hal ini sudah masa tenang sejak 14-16 April 2019.

“Surat sudah kami layangkan kemasing-masing parpol dan tim sukses capres-cawapres dan tim sukses DPD,” ucapnya.
Dikatakannya, apabila masih ada APK yang terpasang atau masih menempel dan parpol belum menurunkan, panwaslu akan merekomendasikan ke Satpol-PP untuk membersihkan APK tersebut.“Sebaiknya diturunkan oleh masing-masing parpol ketimbang di cabut oleh Satpol-PP,” papar Rasim Ar.
Sayangnya, berdasarkan hasil pantauan dari awak media APK masih banyak terpasang ,terutama di kawasan perumahan ,seperti perumahan Taman Raya,Nuansa dan diperumahan lainnya.(Ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *