Merasa Terganggu, 4 Truk Tanah Dihalau Warga Kebon Besar

SuluhNews.com, Tangerang Kota – Merasa terganggu dengan lalu lalang mobil truk tanah Puluhan warga Kebon Besar Kecamatan Batu Ceper Kota Tangerang berunjuk rasa menolak truk tanah yang  melintas di Jalan Halim Perdana Kusuma Pasar Kebon Besar.

Dengan kerap lalu lalangnya kendaraan besar jenis truk yang mengangkut Tanah sehingga kerap menimbulkan kemacetan dan kotor jalan, dan sisa tanah yang berjatuhan dari bak truk ke aspal hingga mengakibatkan jalan halim perdana kusuma terlihat kotor dan becek bilamana turun hujan namun bila panas sangat berdebu mengganggu para pedagang juga para pengguna jalan lainya.

Koordinator Aksi, Haji Zaki Mubarok mengatakan “aksi ini sebuah ketidak sabaran masyarakat kebon besar atas perlakuan truk tanah yang melintas seenaknya tanpa mengindahkan Peraturan Walikota tentang pembatasan jam operasional, berkaitan hal tersebut di atas maka warga sepakat untuk menuntut bahwa Masyarakat kebon besar batuceper menolak truk Tanah melintas di jalan Halim Perdana Kusuma / pasar kebon besar karena menyebabkan kemacetan dan Polusi Udara’’. Ucapnya.

“Dengan seringnya truk-truk tanah ini melintas yang dulu jalananya bagus sekarang jadi rusak gara-gara mereka para pengendara supir Truk Tanah,  Kami warga sama sekali terganggu,” ujar Haji Barok saat dimintai keterangan dilokasi, Selasa (7/5/2019).

‘’ apabila truk masih melewati jalan tersebut pihaknya akan melakukan penahanan kepada truk yang melintas di jalan Pasar Kebon Besar, Sebenarnya bukan menahan tapi menghalau terserah mereka mau lewat mana saja yang penting jangan lewat kampung kita,” tegasnya.

Berdasarkan pemantauan petugas dan awak media dilapangan, sebanyak 4 buah mobil truk angkutan tanah yang ditahan oleh warga, penahanan itu juga dianggap tidak mengikuti pembatasan jam operasional.

Demi kelancaran aksi unjuk rasa warga tersebut maka dari pihak keamanan di siagakan 3 anggota TNI dari Koramil 02 Batu Ceper dan anggota personil polsek Batuceper sebanyak kurang lebih 11 orang yang dipimpinan Kanit Intel IPTU Badruzzaman, SH.

Dengan aksi demo Warga Kebon Besar yang menolak Ada nya truk tanah yang melintas di pasar kebon besar berakibat kemacetan arus lalu lintas, Kanit Lantas IPTU Tasdik mengatur jalur demi kelancaran pengguna jalan tersebut.

Di sela sela aksi warga kebon besar turut hadir pula Camat Batuceper H.Nurhidayatullah,S.Ip.M.Si beserta staf kecamatan dan hadir pula dari Kadihub Kota Tangerang Wahyudi yang telah ikut sertakan beberapa anggotanya untuk melakukan koordinasi dengan warga yang melakukan aksi unjuk rasa terhadap truk yang telah mereka tahan agar mereka segera melepaskan truk tersebut dan para petugas unsur  terkait menghimbau kepada warga agar di harapkan aksi unjuk rasa tidak melakukan aksi yang anarkis, setelah melakukan koordinasi maka warga berangsur-angsur membubarkan diri dan di laporkan untuk situasi kembali normal seperti biasanya bahkan arus lalu lintaspun dapat terurai normal kembali.(Bd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *