Perubahan APBD Kabupaten Tangerang 2019


SULUH NEWS.com, KAB. TANGERANG -Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyampaikan Rancangan APBD Perubahan Kabupaten Tangerang 2019. 
Bupati Tangerang Ahmed Zaki dalam nota keuangan yang disampaikannya saat Rapat Paripurna, Senin (8/7/2019), APBD Perubahan 2019 digunakan untuk investasi pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD.

“Ini pada dasarnya merupakan upaya bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, yang akan dicapai melalui pengelolaan keuangan daerah secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, transparan, efisien, efektif dan bertanggungjawab,” jelasnya.

Zaki menambahkan pengalokasian belanja daerah pada APBD Perubahan 2019 ini diperkirakan sebesar Rp5,31 triliun dengan taget Rp5,68 triliun atau bertambah Rp 376,5 miliar. 

Adapun komposisi Belanja Daerah, yakni Belanja Langsung naik 8,21% dari target Rp3,3 triliun atau bertambah Rp 272,7 miliar. Sementara, Belanja Tidak langsung naik 10,87% dari target Rp 2,5 triliun atau bertambah Rp 276,3 miliar. 

Zaki menyampaikan, APBD Perubahan ini akan lebih diutamakan untuk pelayanan masayarakat. “Belanja rampung akan diprioritaskan untuk kebutuhan masyarakat atau pelayanan masyarakat, sebesar Rp35 milliar untuk kas BLUD RSUD, diantaranya prasarana fasilitas juga keuangan dan administrasi,” Tuturnya .

Selain juga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan memberikan tambahan peyertaan modal kepada Bank Jabar melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBDP) 2019 sebesar Rp 25 miliar.

Berdasarkan data yang diterima wartawan, selain Bank Jabar. Pemkab Tangerang juga memberikan tambahan peyertaan modal untuk RSUD Balaraja sebesar Rp 35 miliar, dan unit pengelolaan dana bergulir (UPDB) Dinas Koperasi sebesar Rp 5 miliar.

Penyertaan modal Bank Jabar sebesar Rp 25 miliar, dan penambahan modal UPDB Dinas Koperasi sebesar Rp 5 miliar bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) APBD 2018.

“Silpa APBD 2018 sebesar 792,47 miliar digunakan peyertaan modal Bank Jabar, RSUD Balaraja dan UPDB Dinas Koperasi,” jelas Zaki.

Zaki mengatakan, penambahan penyertaan modal kepada Bank Jabar dalam APBD 2019 lebih diarahkan dalam rangka mengembangkan kegiatan usaha, memperkuat stuktur permodalan, mendorong pertumbuhan perekonomian daerah, dan meningkatkan PAD.
“Penambahan modal untuk Bank Jabar ini, merupakan bagian dari upaya Pemkab Tangerang untuk meningkatkan PAD,” katanya.

Zaki menambahkan, draf nota keuangan Raperda Perubahan APBD 2019 sudah diserahkan ke DPRD Kabupaten Tangerang untuk segera dibahas. “Saya berharap, DPRD segera menetapkan untuk menjadi APBDP 2019,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Nazir Fikri mengatakan, pihaknya akan melakukan analisa, kajian dan meminta keterangan ahli ekonomi mengenai penyertaan modal tersebut.

“Memang secara lisan disetujui. Tapi secara formal belum, karena harus memiliki dasar hukum yakni Perda (Peraturan Daerah red),” singkat politisi PPP ini.( Ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *