Tak Dapat Ganti Rugi, 54 Lapak PKL Dibongkar Untuk Bangun Interchage

Suluhnews.com, BANGKALAN– Keberadaan lapak di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM) dibongkar dengan sukarela oleh para PKL itu sendiri.

Pembongkaran didampingi oleh perwakilan BPWS, Paguyuban PKL serta Satpol-PP Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Kamis (10/7/2019).

Tujuan dilakukan pembongkaran tersebut untuk dilakukan pembangunan akses jalan cepat (Interchange) menuju kecamatan modung kearah timur. Sebanyak 54 lapak pedagang kaki lima (PKL) dibongkar dengan suka rela meskipun tidak dapat ganti rugi.

Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan dan Komunitas Masyarakat (HKKM) BPWS, RB Djoni Iskandar mengatakan, sebanyak 54 lapak dibongkar yang terdiri dari 20 lapak aktif dan 34 lapak yang sudah tidak aktif.

“Ada 54 lapak dibongkar secara bertahap. Hal ini dilakukan agar lapak tidak terkena dampak dari pembangunan akses jalan cepat ke arah modung,” jelasnya.

Menurutnya pedagang kaki lima (PKL) yang telah membongkar lapak akan ditempatkan ke sisi utara dan tidak mendapatkan ganti rugi. Batas waktu pembongkaran dijadwalkan tanggal 12 Juli 2019 sudah selesai.

“Memang tidak ada anggaran untuk ganti rugi. Nanti kita telah siapkan lahan kosong di sisi utara untuk ditempati,” ujaranya.

Sementara Koordinator paguyuban PKL Toyyib, menegaskan, seluruh PKL sudah bersedia tanpa paksaan untuk pindah lokasi.

“Tidak ada unsur paksaan dari bpws ataupun pihak lain. Seluruhnya dengan suka rela mau berpindah tanpa ganti rugi,” ujarnya.

Kasi Operasional Satpol-PP Bangkalan M Nakip menegaskan, dalam pembongkaran ini pihaknya tidak ikut turun tangan. Sebab, Satpol-PP hanya sebagai pendamping.

“Kita tidak bisa ikut bongkar, karena perintahnya hanya mendampingi,” tegasnya. (Ist/Bahri/ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *