Gara -Gara Viral Pelayanan Kesehatan, Apanuddin Angkat Bicara

SULUH NEWS.com. KOTA TANGERANG-Musibah yang menimpa warga Tangerang yang masih dibawah umur, Husein (8 Tahun) menjadi Viral. Korban tenggelam di kali Cisadane, dimana tidak adanya perhatian dari petugas Puskemas. Sampai jenazah digendong oleh Supriyadi paman korban.

Dimana viralnya yang membuat geger karena korban dibawa bukan memakai ambulans plat merah tetapi digendong.

Karena pegawai Puskesmas yang tidak punya perikemanusian tersebut, membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang dari Fraksi Gerindra Apanudin angkat bicara.

Apanudin yang akrab dipanggil Bang Jalu mengatakan, sangat disayangkan buruknya para oknum pegawai kesehatan dalam pelayanan puskesmas di kota Tangerang. Ini patut di pertanyakan dalam hal pelayanan para pegawai puskesmas dimana pandangan warga maupun kami telah membedakan layanan ambulans untuk orang sakit dan meninggal, karena sesuai SOP.

Walikota Tangerang melalui media sosial instagram sudah menulis permohonan maaf, begitu juga kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang melalui tulisan atas nama Walikota Tangerang, mengucapkan permohonan maaf.

” Ini merupakan momentum kita untuk mengevaluasi secara menyeluruh tentang seluruh layanan kesehatan di kota Tangerang, dimana Pak Walikota juga harus lebih cermat dan tepat dalam memposisikan pimpinan. Kalau pimpinannya aja sudah lemot apa lagi kinerjanya”, Tutur Jalu kepada awak media melalui telepon.

Selanjutnya Anggota DPRD Apanudin alias Jalu menerangkan. “Intinya evaluasi menyeluruh semua para pelayanan kesehatan”.

Jalu pun memberikan salah satu contoh dimana dirinya pernah mendapat perlakuan tidak baik di salah satu rumah sakit Kota Tangerang.

“Belum lama ini saya pernah mengalami, makanya saya bisa merasakan dan tahu seperti apa pelayanan di rumah sakit kota Tangerang, karena beberapa waktu lalu pun saya alami kejadian yg sama, mendapat pelayanan yang kurang baik di sebuah rumah sakit Kota Tangerang, dimana terlihat ada kesan dipilih-pilih juga”, katanya.

Apanudin menerangkan ,”Saya mengharapkan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali didalam pelayanan dan ini pun untuk semua pelayanan yang ada dikota Tangerang bukan hanya pelayanan dikesehatan saja”,katanya.(Ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *