Pembangunan SPAL Di Desa Sukamanah,Tidak Ada Papan Pengumuman

SULUH NEWS .com, KAB. TANGERANG – Pembangunan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL)  di Kampung Gembong RT 05 RW 01 Desa Sukamanah Kecamatan Rajeg , Kabupaten Tangerang, diduga melanggar Pasal dan Peraturan tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahap 11 Tahun 2019.

Pasalnya, Prioritas Penggunaan Dana Desa untuk Publikasi termaktub dalam Pasal 13 Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2019. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2019 wajib dipublikasikan oleh Pemerintah Desa Dan kepada masyarakat Desa di ruang publik yang dapat diakses masyarakat Desa.

Publikasi penggunaan Dana Desa sebagaimana dimaksud diatas dilakukan secara swakelola dan partisipatif dengan melibatkan peran serta masyarakat Desa.
Dalam hal Desa tidak mempublikasikan penggunaan Dana Desa di ruang publik, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota akan memberikan sanksi administrasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dari hasil pantauan dilapangan SULUH NEWS  menemukan kejanggalan dalam pemasangan Pembangunan Saluran Air Limbah (SPAL) di Kp.Gembong Desa Sukamanah Kecamatan Rajeg, tidak adanya papan pengumuman kegiatan proyek yang terpasang di arena kegiatan, maka dengan hal tersebut kegiatan  dianggap sebagai proyek siluman karena terkesan tersembunyikan oleh pihak tim pengelola kegiatan, begitu juga  terlihat para pelaksana tidak  terlebih dahulu melakukan pembersihan.

Dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 Pasal 21 BAB VII tentang Partisipasi Masyarakat . Masyarakat dapat ikut serta memantau dan mengawasi penetapan prioritas penggunaan Dana Desa yang akuntabel dan transparan.

Kepala Desa Sukamanah Rohadi, saat akan di konfrmasi  SULUH NEWS terkait dengan kegiatan proyek di lapangan, Rohadi selaku Kades tidak ada diruangan kantor Desa, sedangkan kantor pelayanan masyarakat Desa Sukamanah kelihatan sepi padahal masih masuk jam kerja.(kevin Supriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *