Nenek Asmi Seorang Janda beranak Lima, Harapkan Bantuan Perbaikan Rumah

SULUH NEWS.com, KAB. TANGERANG – Realisasi program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terhadap warga tidak mampu di kabupaten Tangerang merupakan salah satu program unggulan Bupati Tangerang yang setiap tahunnya di gulirkan.

Namun ironisnya, banyak warga tidak mampu yang memiliki penghasilan kecil dan sudah sekian lama menunggu agar ada perhatian dari pemerintah terhadap perbaikan rumah tinggalnya.

Seperti halnya yang kini masih dialami Seorang Janda Nenek Asmi (90) janda beranak Lima ini, yang kerjanya cuma serabutan,dan berpenghasilan ga tentu, yang tinggal diwilayah Kampung Impres Rt.20 Rw. 05 Desa Pangarengan Kecamatan rajeg. 

Apabila kita lihat langsung keadaan rumah tinggalnya sangat memprihatinkan.
Menurut Nenek Asmi, kepada wartawan suluh news (23/10/2019 ) Rabu Siang mengatakan, Saya merasa sedih melihat kondisi rumah  saya yang bertahun tahun ditempatinya,Mana Anak Saya Sering sakit sakitan Aja,apalagi ketika hujan disertai angin kencang khawatir Takut roboh, sebab rumah ini bocor dan hampir roboh karena sebagian rumahnya sudah bersandar dengan Limbah Untuk Menutupi yang Bolong bolong, dan penuh tiang tiang bambu, untuk bertahan, akan tetapi sangat ditakutkan salah satu tiang bambu yang ga bakal kuat karena sudah miring, untuk menahan rumah yang mau roboh ini,” ujarnya. 

Saya memiliki Lima orang anak yang masih banyak membutuhkan biaya sedangkan Saya memiliki pekerjaan hanya sebagai pekerja serabutan dan berpenghasilan yang tak menentu. 
Apalagi,kalau saya melihat anak ketika tidur hanya beralaskan terpal yang sudah sobek sobek,” ucapnya.

Saya cuma bisa berdoa dan berharap agar program bantuan bedah rumah sampe ke tempat saya. “Saya takut kalau hujan sebab anak anak saya yang tidur beralaskan terpal itu tertimpah rumah yang memang sudah miring dan hampir roboh serta bocor di mana mana,” harapnya.

Menurutnya, Saya usahanya serabutan yang penghasilan ga menentu kadang ada kadang ga ada, terkadang saya tidak tenang kalau lagi bekerja saya suka sedih dan teringat akan keadaan rumah saya yang mau roboh, sebab memikirkan anak anak saya di rumah, gimana kalau hujan Turun bahkan sering terjadi adanya binatang ular  masuk ke dalam rumah,”tambahnya.

Untuk itu, Saya hanya bisa berdoa dan berharap adanya bantuan dari pihak pemerintah Kabupaten Tangerang Dan Pemerintah Kecamatan yang peduli dengan keadaan saya ini,”ucapnya dengan berlinang air mata.(kevin supriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *